11 Jenis Jenis Penginapan Dan Penjelasannya Untuk Ide Bisnis

Jenis Jenis Penginapan dan Penjelasannya
Blog

11 Jenis Jenis Penginapan Dan Penjelasannya Untuk Ide Bisnis

Berminat untuk memulai usaha di bidang bisnis sew penginapan? Mungkin pembahasan jenis jenis penginapan ini dapat memberikan anda inspirasi mana yang tepat untuk dipilih.

Bisnis penginapan ini memang recommended untuk dijalankan khususnya di wilayah-wilayah wisata seperti Bali.

Hampir setiap orang yang melakukan perjalanan wisata atau perjalanan bisnis tentunya sangat memerlukan sebuah akomodasi untuk menginap. Ini tentunya bisa menjadi peluang yang untuk anda.

Berikut ada beberapa jenis jenis penginapan dan penjelasannya. Mari baca pembahasan satu per satunya di bawah ini.

Jenis Jenis Penginapan dan Penjelasannya

Hotel

Hotel dengan fasilitas kolam renang
Hotel – sumber: www.pexels.com

Jenis penginapan ini mungkin sudah tidak asing untuk anda karena sangat mudah ditemukan di berbagai tempat khususnya daerah wilayah wisata.

Hotel ini menyediakan berbagai fasilitas dan layanan untuk tamu. Mulai dari kamar tidur restoran, kolam renang, hingga pelayanan kamar.

Ciri-Ciri Hotel:

  • Tersedia pilihan kamar yang bervariasi dengan kategori dan harga.
  • Biasanya memiliki pelayanan resepsionis 24 jam.
  • Fasilitas-fasilitas yang disediakan terdiri dari restoran, bar, dan tempat gym (pusat kebugaran),

Tarif sewa per malam biasanya di rentangan Rp 800.000 hingga Rp 2.500.000 untuk hotel berbintang 3-4. Sementara untuk hotel berbintang 5, berada di rentangan Rp 5.000.000 lebih.

Boutique Hotel

Boutique Hotel
Hotel Butik – sumber: www.pexels.com

Boutique Hotel hampir mirip dengan hotel akan tetapi jumlah kamar yang disediakan tidak terlalu banyak biasanya diantara 10 hingga 50 kamar.

Selain itu, jenis penginapan ini menawarkan pengalaman yang lebih personal dan unik. Bangunannya biasanya didesain dengan mewah, sehingga harga sewanya lebih mahal dari hotel.

Baca juga:  Hotel Occupancy Rate: Cara Menghitung Dan Contoh Kasusnya

Ciri-ciri Boutique:

  • Konsep bangunan mewah dan unik.
  • Jumlah kamar tidak sebanyak di hotel pada umumnya
  • Pelayanan lebih personal dan perhatian terhadap detail.

Tarif sewa per malam: Rp 1.500.000 hingga Rp 5.000.000 lebih (tergantung lokasi dan fasilitas).

Motel

Motel
Usaha Penginapan Kecil – sumber: www.pexels.com

Motel ini merupakan kepanjangan dari Motor Hotel, yaitu penginapan yang berada di luar kota dan biasanya ditemui di pinggir jalan raya.

Umumnya penginapan ini dikhususkan untuk orang yang sedang melakukan perjalanan antar kota dan membutuhkan tempat menginap.

Hampir mirip dengan hotel, hanya saja memiliki tempat parkir mobil yang dekat dengan kamar.

Ciri-Ciri:

  • Biasanya harga sewa lebih terjangkau dari hotel.
  • Fasilitas yang disediakan sederhana seperti kamar tidur, kamar mandi, televisi, dan lain sebagainya.

Tarif sewa per malam: Rp 300.000 hingga Rp 1.000.000.

Resort

Resort dengan pemandangan pantai
Resort – sumber: www.pexels.com

Penginapan ini umumnya banyak dijumpai di lokasi-lokasi yang mempunyai pemandangan alam yang indah seperti pegunungan, persawahan, dan juga pantai.

Selain itu, resort ini biasanya juga menyediakan berbagai fasilitas rekreasi seperti taman bermain anak-anak hingga tempat olahraga.

Ciri-Ciri Resort

  • Terdapat fasilitas yang luas dan lengkap seperti kolam renang, restoran, spa, hingga tempat yoga.
  • Umumnya menawarkan pemandangan alam yang indah dan eksotis.
  • Cocok untuk liburan keluarga ataupun honeymoon.

Tarif sewa per malam: Rp 2.000.000 hingga Rp 10.000.000 lebih (tergantung fasilitas)

Villa

Villa di pesisir pantai
Villa – sumber: www.pexels.com

Jenis penginapan ini mirip seperti halnya rumah hunian. Dimana itu menyediakan privasi yang tinggi untuk para tamu.

Biasanya dijumpai di daerah yang jauh dari keramaian seperti pedesaan, pegunungan, ataupun pantai. Menawarkan suasana menginap yang menenangkan dan juga pemandangan alam yang indah.

Ciri-Ciri Villa:

  • Fasilitas mewah seperti kolam renang pribadi (Private Pool).
  • Sangat mengedepankan privasi untuk tamu.
  • Cocok untuk tamu yang menginginkan suasana menenangkan.
Baca juga:  City Ledger: Pengertian, Fungsi, dan Cara Penggunaan

Tarif sewa per malam: Rp 1.500.000 hingga Rp 10.000.000 lebih (tergantung fasilitas).

Guest House

Guest House
Guest House – sumber: www.pexels.com

Penginapan ini umumnya berupa rumah dengan beberapa kamar yang disewakan kepada umum sebagai tempat menginap.

Tarif sewa dari Guest House ini cukup murah sehingga cocok untuk rombongan keluarga besar atau liburan dengan teman.

Ciri-Ciri Guest House:

  • Tuan rumah biasanya ramah.
  • Fasilitas yang disediakan lebih sederhana bila dibandingkan hotel.

Tarif sewa per malam: Rp 200.000 hingga Rp 800.000 (tergantung fasilitas).

Homestay

Homestay
Jenis Jenis Penginapan – sumber: www.unsplash.com

Homestay ini hampir mirip dengan Guest House, merupakan jenis penginapan yang berasal dari rumah penduduk setempat yang disewakan untuk tamu.

Menawarkan pengalaman menginap dengan suasana budaya lokal yang sangat melekat. Sehingga, biasanya dipilih oleh tamu yang menginginkan pengalaman menginap yang berbeda.

Ciri-Ciri Guest House:

  • Fasilitas yang disediakan lebih sederhana.
  • Cocok untuk yang ingin belajar budaya lokal.

Tarif sewa per malam: kurang lebih berada di kisaran Rp 200.000.

BnB (Bed and Breakfast)

Bed and Breakfast
Bed and Breakfast – sumber: www.unsplash.com

Seperti namanya, BnB ini merupakan tempat menginap yang menawarkan Bed (tempat tidur) dan Breakfast (saparan pagi).

Penginapan ini menawarkan pengalaman yang lebih santai dengan harga sewa yang lebih terjangkau. Sehingga, cocok untuk traveler mudah yang memiliki dana terbatas.

Ciri-Ciri Guest House:

  • Harga sewa biasanya termasuk Breakfast.
  • Suasana menginap yang santai.
  • Tersedia fasilitas tambahan seperti akses internet, layanan pembersih harian, dan tempat parkir.

Tarif sewa per malam: Rp 300.000 hingga Rp 1.000.000 lebih (umumnya termasuk breakfast.

Losmen

Losmen
Losmen – sumber: www.unsplash.com

Penginapan ini terbilang sederhana dan terjangkau sering dipilih bagi pelancong yang mencari suasana dan pengalaman yang lebih lokal.

Biasanya dijalankan oleh pemiliki yang tinggal di tempat yang sama. Selain itu, tamu yang menginap di sana umumnya datang untuk beristirahat sementara.

Baca juga:  6 Jenis Towel Di Hotel Serta Ukuran Dan Fungsi Utamanya

Ciri-Ciri Losmen:

  • Fasilitas yang disediakan sederhana mulai kamar tidur dan kamar mandi bersama.
  • Suasana yang lebih ramah dan lokal.
  • Biasanya tidak disediakan makanan atau minuman.

Tarif sewa per malam: kurang lebih berada di kisaran Rp 300.000.

Apartemen

Apartement
Apartement – sumber: www.unsplash.com

Penginapan ini biasanya dipilih untuk mereka yang ingin memiliki ruang tambahan dan dapur selama perjalanan mereka.

Beda dengan hotel, apartemen umumnya tidak menyediakan fasilitas standar seperti resepsionis, bell boy, ataupun breakfast.

Ciri-Ciri Apartemen:

  • Fasilitas dapur menyediakan peralatan memasak yang lengkap.
  • Cocok untuk perjalanan keluarga dalam jangka waktu panjang.
  • Terdapat ruang tambahan seperti ruang tamu atau kamar tidur terpisah.

Tarif sewa per bulan berada di kisaran 2 jutaan lebih (tergantung luas dan fasilitas).

Pondok Wisata

Pondok Wisata
Macam-Macam Penginapan – sumber: www.pexels.com

Penginapan ini terbilang cukup sederhana. Disediakan oleh perorangan dengan menggunakan sebagian atau seluruh dari tempat tinggalnya.

Seringkali dijumpai pada daerah-dearah terpencil atau pedesaan. Menawarkan pemandangan alam yang murni.

Ciri-Ciri Pondok Wisata:

  • Umumnya dijumpai di daerah terpencil seperti hutan atau pantai.
  • Fasilitas yang sederhana (biasanya berupa bangunan kecil).

Tarif sewa per malam: Rp 200.000 hingga Rp 500.000

Nah, itulah beberapa macam macam penginapan. Adakah salah satu yang mungkin bisa menjadi inspirasi ide bisnis untuk anda?

Gratis Layanan konsultasi untuk mengetahui lebih lanjut tentang layanan ini, Kami siap melayani dengan senang hati, silahkan lengkapi form request dibawah ini.

    Konsultasi Gratis

    id_IDIndonesian